Tuesday, March 27, 2007

Mutiara Kata

Mutiara Kata

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang.. MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Hidup adalah usaha mempertahankan apa yang sudah ada bukan usaha mendapatkan apa yang tidak pernah adaKesulitan hanya akan dialami oleh orang-orang yang berusaha.
Keberhasilan hanya akan dirasakan oleh orang-orang yang pernah mengalami kesulitan.
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan.. Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan... Tapi ingatlah...melepaskan BUKAN akhir dari dunia.. Melainkan awal suatu kehidupan baru..
Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.
Orang yang tidak pernah mengecap rasa pahit, tidak tahu bagaimana rasanya manis
Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain
Memberi tidak harus mengasihi, tetapi mengasihi selalu disertai dengan pemberian
Segala masalah pasti ada penyelesaiannya; tergantung bagaimana kita menyelesaikannya, apakah membiarkan atau menghadapinya.
Jangan katakan bagaimana kerasnya anda bekerja, tetapi katakanlah berapa banyak yang sudah anda lakukan. (Jangan katakan kesulitan anda, tetapi katakanlah tunjukkanlah hasilnya)
kematian adalah tantangan….. Kematian memberitahu kita untuk tidak menyia-nyiakan waktu
Tak seorang pun mendapati begitu saja bahwa hidup ini bernilai. Kita sendirilah yang harus membuatnya bernilai
Memperoleh apa yg kita inginkan sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan memberikan apa yg kita punya
Ujian karakter yang sejati bukanlah berapa banyak yang kita ketahui dalam melakukan berbagai hal; tetapi bagaimana kita bersikap ketika tidak tahu harus melakukan apa – apa
Mungkin kita tidak pernah tahu Makna suatu Persahabatan saat kita masih Bersama, tapi esok saat kita tidak bersama lagi, kita akan tahu arti pentingnya kehadiran Seorang Sahabat di Hati Kita
Bakat bukan hal yang langkah. Yang langkah adalah orang yang mampu memanfaatkan bakatnya
Jangan bikin prestasi terhebatmu menjadi satu-satunya yang terindah sepanjang sisa hidupmuKetika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.
Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.
Sesorang manusia harus cukup rendah hati untuk mengakui kesilapannya ,cukup bijak untuk mengambil manfaat daripada kegagalannya dan cukup berani untuk membetulkan kesilapannya
Jadikan dirimu bagai pohon yang rindang di mana insan dapat berteduh. Jangan seperti pohon kering tempat sang pungguk melepas rindu dan hanya layak dibuat kayu api.
Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi.
Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.
Pandanglah segala sesuatu dari kacamata oranglain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hari orang lain pula.
Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.
Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum. Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.

Andai hidup puncak perpisahan, biarlah mati menyambungnya semula. Namun seandainya mati puncak perpisahan, biarlah hidup ini membawa arti yang nyata

Tidak ada insan suci yang tidak mempunyai masa lampau dan tidak ada insan yang berdosa yang tidak mempunyai masa depan.

Tidak penting bagimu mengetahui harganya, tetapi lebih penting mengetahui nilainya

Jika dunia ini persinggahan, mengapa tidak kita banyakkan bekalan untuk meneruskan perjalanan? Kerana kita cuma ada satu persinggahan

Kebanyakan orang membuang banyak waktu dan tenaga untuk memikirkan masalah, bukan mencoba untuk menyelesaikannya

Anda bukan apa yang anda fikirkan tentang anda, tetapi apa yang anda fikirkan itulah anda
Biarpun jalan itu panjang, kita akan merintisnya perlahan-lahan.

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta ada kekayaan
Jiwa. Dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu.

Kegagalan dalam kemuliaan lebih baik daripada kejayaan dalam kehinaan.
Memberi sedikit dengan ikhlas pula lebih mulia dari memberi dengan banyak tapi
Diiringi dengan riak.

Nafsu mengatakan perempuan itu cantik atas dasar rupanya. Akal mengatakan perempuan itu cantik atas dasar ilmu dan kepintarannya.Dan hati mengatakan perempuan itu cantik atas dasar akhlaknya.

Hidup memerlukan pengorbananan. Pengorbanan memerlukan perjuangan. Perjuangan memerlukan ketabahan.Ketabahan memerlukan keyakinan. Keyakinan pula menentukan kejayaan. Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.

Kalaulah anda tidak mampu untuk menggembirakan orang lain, janganlah pula anda
Menambah dukanya.

Gantungkan azam dan semangatmu setinggi bintang di langit dan rendahkan hatimu
Serendah mutiara di lautan.

Saya percaya, esok sudah tidak bisa mengubah apa yang berlaku hari ini, tetapi
Hari ini masih bisa mengubah apa yang akan terjadi pada hari esok.

Segala hal yang lahir akan mati, tetapi cahaya kehidupan yang dipancarkan akan
Selalu bersinar buat selamanya.

Hari yang mendatang tidak akan memberikan banyak makna jika kegagalan semalam tidak dijadikan teladan.

Berbahagialah orang yang dapat menjadi tuan untuk dirinya, menjadi pemandu untuk
Nafsunya dan menjadi kapten untuk bahtera hidupnya

Jika kamu berhasrat untuk berjaya, jangan hanya memandang ke tangga tetapi belajarlah untuk menaiki tangga tersebut.

Manusia biasanya lebih menghargai sesuatu yang sukar diperoleh tetapi sering
Melupakan nikmat yang telah tersedia.

Manusia tidak perlu dihukum kerana lupa, tetapi manusia perlu dihukum kerana
Sengaja lupa.

Jangan biarkan perahu hanyut tak berpenghuni nanti hanyutnya tidak singgah ke
Pelabuhan

Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR. Teman yang paling akrab adalah AMAL. Pengawal peribadi yang paling waspada adalah DIAM. Bahasa yang paling manis adalah SENYUM. Dan ibadah yang paling indah tentunya adalah KHUSYUK

Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam.
Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa.
Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim.
Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan,
Itu adalah mulia dan terpuji."

Carilah seribu sahabat..kerana seribu sahabat itu belumlah banyakjauhilah seorang musuhkerana seorang musuh itu sudah terlalu banyak..

Sebaik baik teman..adalah orang yang dapat menunjukkan kepada kebaikkan..

Bila kau berniat memutuskan hubungandengan seorang kawan.... Tinggalkanlah kepadanya kenangan manis dirimuyang kelak akan membuka jalan kembali kepadamudisuatu saat...Jika sewaktu waktu ia ingin menjalinkan lagi hubungandenganmu...

Andainya masih ada pertemuan biarlah ia sepanjang usia perpisahan jika ada segugus kerinduan biarlah ianya se indah percintaan

Friday, February 23, 2007

Sebelum Kamu Mengeluh

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali
2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda, Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup
6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat
7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan
9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
12. Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup!Life is a giftLive it...Enjoy it...Celebrate it...And fulfill it.
13. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu
14. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan
15. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan, Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya.
16. It's true you don't know what you've got until it's gone, but it's also true You don't know what you've been missing until it arrives!!!

Sumber : www.man3malang.com

Paku dan Kemarahan

Suatu ketika ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Ayahnya berusaha keras untuk membuang sifat buruk anaknya. Suatu hari ia memanggil anaknya dan memberinya sekantong paku. PAKU? Ya, paku. Sang anak heran. Tapi bibir ayahnya justru membentuk senyum bijak. Dengan suaranya yang yang lembut, ia berkata kepada anaknya agar memakukan sebuah paku di pagar belakang rumahnya setiap kali marah.Di hari pertama, sang anak menancapkan 48 paku. Begitu juga di hari kedua, ketiga, dan beberapa hari selanjutnya. Tapi hal ini tak berlangsung lama. Setelah itu jumlah paku yang tertancap berkurang secara bertahap. Ia menemukan fakta bahwa lebih mudah menahan amarahnya dari pada memakukan begitu banyak paku di pagar.
Akhirnya kesadaran itu membuahkan hasil. Si anak telah bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabaran. Ia bergegas memberitahukan hal itu kepada ayahnya. Sang ayah tersenyum. Kemudian meminta si anak mencabut satu paku setiap hari dimana dia tidak marah.Hari-hari berlalu berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya berhasil mencabut semua paku yang pernah ditancapkannya. Ia bergegas melaporkan kabar gembira itu kepada ayahnya. Sang ayah bangkit dari duduknya dan menuntun si anak melihat pagar di belakang rumah itu."Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku. Tapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa seperti sebelumnya," kata si ayah bijak. Sang ayah sengaja memotong kalimatnya pendek-pendek agar si anak mencerna maksudnya dengan baik. Si anak menatap ayahnya dengan sikap menunggu apa kelanjutan ujaran ayahnya itu."Ketika kamu melontarkan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu itu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain. Kamu dapat menusukkan pisau kepada seseorang lalu mencabut pisau itu. Tetapi tidak peduli berapa kali kamu akan meminta maaf, luka itu akan tetap ada. Dan, luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik," ujar sang ayah dengan lembut namun sarat. Sang anak membalas tatapan lebut ayahnya dengan mata berkaca-kaca. Pelajaran yang diberikan ayahnya begitu tajam menghujam relung hatinya. Tanpa disadari, lisan kita ternyata begitu mudah menyakiti orang lain. Semoga kita bisa belajar menjaga lisan dan perbuatan kita.

Sumber : www.man3malang.com

Wednesday, February 21, 2007

Ada Apa Dengan Indonesia?

Ada yang berkata negeri ini zamrud khatulistiwa
dengan karpet hijau rumput menelangkup tanah gambut
serta syurga bersinar keemasan menempa lembah

Ada yang bernyanyi gemah ripah loh jinawi disini
dengan kolam susu sebentang lautan dan tanah ajaib
munculkan daun hijau dari sebilah tongkat

Ada yang beritakan negeri ini swarna dwipa
dengan batu gunung membunting emas
dan samudera mengkilau mutiara

Kemudian................
Terdengar derik reyot rumah kami
Tersembul perut gendut kurang makan adik-adik kami
Dan ibu kami menakar sepetak sawah dengan beras pasar penyumpal lapar
Dan bapak kami menguras tetes-tetes keringat dengan sekeping rupiah

Sedangkan.................
Zamrud kami dikuliti
Lautan susu kami diciduki
Batu-batu emas kami diangkuti
Pulau-pulau kami dilubangi
Ketika para pencuri berjas tamu agung menginjak tanah ini

Padahal.....................
Di puncak menara istana
sang raja dengan santai bertelekan singgasana
sembari julurkan karpet merah
meramahi tamu pencuri

Lalu pencuri beraksi
Lalu kami menjerit kelaparan
Lalu pencuri gali alam kami dan pergi
Lalu kami meratap kesusahan
Lalu pencuri kaya
Lalu maklumat raja menjerat leher
Lalu raja tulikan kepala
dan kami papa
semakin papa